Lanjut ke konten

Potensi Bukit Batu Sebagai Sentral AgroBisnis Bengkalis

08/21/2009

Dengan luas wilayah hampir 2 kali lebih besar dari negara Singapura (699 km²), Kecamatan Bukit Batu (1.128 km²) dapat menjadi sentra perekonomian berbasis lingkungan percontohan di Kabupaten Bengkalis, Riau. Setelah terpilihnya Hutan Bukit Batu sebagai salah satu Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO, maka Pemerintah Bengkalis harus bisa memanfaatkan momentumnya ini dengan tepat. Salah satunya adalah mengembangkan potensi pohon meranti ditengah-tengah perkebunan sawit.

Dengan anggaran pendapatan sekitar Rp 3 triliun per tahun, pemerintah Kabupaten Bengkalis gagal memanfaatkan dana tersebut secara efektif untuk investasi jangka panjang perekonomian masyrakat Bengkalis. Sebagai contoh pada tahun 2007, total pendapatan daerah Kab. Bengkalis mencapai Rp 2.67 triliun, sedangkan realisasi belanja hanya Rp 1.3 triliun sehingga terjadi surplus Rp 1.2 triliun. Surplus kelebihan anggaran masih terjadi pada tahun 2007. Padahal tingkat kemiskinan dan pengangguran Kabupaten Bengkalis masih tinggi ditengah “kekayaannya”.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh Pemkab Bengkalis, jika Bupati beserta jajarannya serius membangun Bengkalis dengan segala potensinya, bukan semata tergiur dengan proyek-proyek infrastruktur jalan, gedung yang tidak luput dari mark-up dan korupsi. Salah satu solusi yang pantas dijadikan acuan pembangunan daerah Bengkalis adalah mengembangkan industri-industri berbasis agro atau pertanian/perkebunan.

DPRD II Bengkalis dapat mengusulkan pembuatan Peraturan Daerah untuk membangun Badan Usaha Milik Daerah yang berkecimpung dalam usaha pengolahan hasil perkebunan seperti Sawit dan Karet. Hal ini harus pula didukung dengan infrastruktur darat dan pelabuhan yang berkualitas, dan disisi lain Dinas Perdagangan Bengkalis melakukan kerjasama dengan industri atau kabupaten lain untuk menjadikan Bengkalis sebagai sentra agro bisnis.

********

Pengembangan ekonomi berbasis lingkungan merupakan salah satu usaha membangun citra Bengkalis sekaligus melangkah maju dengan inovasi kreasi khususnya wilayah Bukit Batu. Adalah tanggungjawab besar yang harus diperjuangkan anggota DPRD Bengkalis asal dari Kecamatan Bukit Batu untuk merealisasikan Bukit Batu sebagai sentral agrobisnis.

Untuk mendukung kebijakan ini, maka pemerintahan Bengkalis harus juga mengeluarkan kebijakan pembatasan kepemilikan lahan sawit swasta, disisi lain berusaha mendorong masyarakat luas untuk turut ikut serta memiliki serta mengolah perkebunan sawit, karet, nenas, pinang, kopi dan lain-lain. Dengan anggaran yang besar dari DAK pemerintah pusat, pemerintah Bengkalis dapat memberi kesempatan usaha (pinjaman lunak jangka panjang) bagi warga-warga di pedesaan Kecamatan Bukit Batu untuk memulai mengembangkan usaha sawit, karet bibi dengan kualitas bibit unggul.

Ditengah masyarakat mulai menjalankan usaha perkebunan/pertanian, pemkab juga menyiapkan industri dan sumber daya manusia untuk mengolah hasil-hasil pertanian ini untuk kemudian dipasarkan baik dalam negeri maupun untuk luar negeri. Dan agar pembangunan ekonomi agrobisnis ini berkelanjutan, maka diadakan penyuluhan dan bimbingan agar hutan Bukit Batu tidak rusak karena adanya usaha perkebunan ini. Salah satunya adalah menanam Pohon Meranti ditengah-tengah pohon-pohon sawit. (Artikel Selanjutnya : Potensi Pohon Meranti dalam Perkebunan Sawit)

@ SungaiPakning

4 Komentar leave one →
  1. 03/29/2010 6:53 am

    Kami siap mendukung,,,,!!!

    • ir. fandi permalink
      02/11/2012 10:51 am

      kami poooon

  2. 11/02/2010 4:19 am

    Pemda jangan sekali kali buat bumd apalagi di perkebunan, ingat nasib kebun sawit di siak buatan Arwin AS? atau proyek K2i riau yang gagal? yang ada hanyalah akan menimbulkan korupsi yang luar biasa dan berkepanjangan baik di proyek konstruksi nya dan pemeliharaan nya. yang bisa pemkab lakukan adalah menangani pembangunan infrastrukture tanpa terkorupsi dengan baik dan mempermudah perizinan investasi, dengan aturan main yang jelas antara pengusaha, pemkab dan rakyat. rakyat bengkalis akan sejahtera, singsing kan tangan, bekerja dengan rajin, jangan harapkan pemkab akan buat bumd untuk membantu kita. yang ada BASMI KORUPSI dan welcome investor dan bekerja sendiri. Dengan pembangunan infrasrukture tanpa terkorupsi yang baik, percayalah investasi akan terjadi dengan sendirinya.

Lacak Balik

  1. Potensi Pohon Meranti dalam Perkebunan Sawit « Sungai Pakning – Bukit Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: