Skip to content

Potensi Pohon Meranti dalam Perkebunan Sawit

08/21/2009

Sekilas Tentang Meranti

Pohon Meranti

Pohon Meranti

Meranti merupakan salah satu jenis pohon yang masih dapat ditemukan di hutan Bukit Batu. Dengan nama latin Shorea macrophylla,  Kayu Meranti adalah salah satu jenis pohon idola. Kayu Meranti ini tergolong kayu keras  berkualitas nomor wahid. Kayu meranti mempunyai banyak keistimewaan. Di antaranya, ‘istimewa’ karena memiliki batang lurus, berdiameter besar, tinggi, bebas cabang, minim cacat mata kayu (karena Meranti memiliki kemampuan pruning, yaitu pembebasan cabang pohon) alami secara swadaya dan mandiri. Dan di antara tegakan Meranti yang sudah tumbuh besar dan gagah, tumbuh anakan Meranti yang lemah. Menariknya, keberadaan pohon besar itu justru melindungi anakan Meranti (yang lemah) sehingga anakan Meranti terbantu tumbuh dengan keberadaan Meranti besar. Tidak sebaliknya, Meranti besar menindas anakan Meranti yang baru berkembang.

Hal istimewa lainya dari Meranti adalah buahnya yang selalu menari berputar-putar melayang terbang saat lepas dari pohon induk, dan akhirnya bersandar manja di bawah naungan sang induk yang nyaman penuh dengan nutrisi siap saji, dan kondisi lingkungan yang nyaman dan empuk. Hal ini dapat terjadi karena buah meranti memiliki bagian buah yang termodifikasi menyerupai dua buah sayap (di: two, pteron: wing, karpos: fruit). Struktur tersebut memungkinkan meranti dapat tersebar jauh dengan bantuan angin yang menerbangkannya. Prinsipnya mungkin serupa dengan baling-baling bambu yang dimiliki oleh salah satu karakter komik Jepang, Doraemon.

Meranti menjadi rumah bagi sarang burung Punai, salah satu burung indah yang sudah langka ditemukan. Selain fungsi ekologi, pohon Meranti dapat berfungsi juga untuk:

  • mengurangi dampak erosi,
  • menyuburkan tanah dengan dekomposisi daun dan perkembangan mikoriza,
  • peningkatan kelembaban perkebunan sawit
  • meningkatkan sumber cadangan air.

Meranti ditengah Sawit

Berbicara nilai ekonomi, Pohon Meranti menghasilkan kayu keras dengan kualitas tinggi. Kayu meranti dijadikan sebagai bahan dasar untuk membuat kursi-meja ekslusive, peti perhiasan, aneka cenderamata. Karena kualitas yang tinggi, harga jual kayu meranti sangatlah ekonomis. Dan ini menjadi alasan bahwa pohon meranti terus menjadi incaran para penebang kayu, baik yang berstatus legal maupun ilegal. Dan beberapa tahun terakhir, populasi Meranti di Riau semakin berkurang karena hanya dirambah, tanpa ada reboisasi kembali.

Penanaman pohon Meranti di sela-sela kelapa sawit
Penanaman pohon Meranti di sela-sela kelapa sawit

Berdasarkan IUCN redlist, sebanyak 102 Shorea sp. yang ada di dunia berstatus critically endangered, bahkan ada 1 yang sudah punah. Kepunahan yang lain mungkin akan segera menyusul bila tidak ada usaha yang serius untuk membudidaya pohon meranti untuk kegiatan ekonomi, sementara meranti di hutan alami harus tetap difungsikan sebagai sumber stabilitas ekologi dan lingkungan.

Dengan landasan di atas, serta pengembangan perkebunan sawit yang begitu intensif di hutan-hutan produksi Riau, maka diperlukan penyelamatan sekaligus memberi fungsi ganda perkebunan sawit. Salah satunya adalah menanam pohon meranti ditengah-tengah pohon sawit.

Berdasarkan rencana tata ruang Propinsi Riau bahwa 3.084.563 hektar atau 35,68 % dari luas daratan Riau akan diperuntukkan bagi perkebunan dan diyakini pengembangan kelapa sawit akan lebih dominan. Untuk mengatasi semakin menipisnya lahan hutan tersebut maka dilakukan alternatif penanaman tanaman Meranti di antara kelapa sawit.

Disamping untuk tujuan mengatasi semakin menipisnya lahan hutan, penanaman Meranti di sela sawit ini juga dimaksudkan untuk optimalisasi ruang tumbuh, perbaikan penutupan lahan, upaya pengendalian erosi, menyuburkan tanah dengan dekomposisi daun dan perkembangan mikoriza, peningkatan kelembaban dalam tegakan sawit akan meningkatkan sumber air.

Penanaman pohon Meranti di sela-sela kelapa sawit diyakini memiliki dua fungsi ganda. Pertama mampu mengembalikan fungsi kawasan resapan, kedua memiliki nilai ekonomis tambahan bagi petani. Fungsi kedua penanaman Meranti akan menjadi tabungan untuk masa depan serta menambah pendapatan masyarakat yang menanamnya. Usia produktif pohon Meranti sekitar 15 tahun.

Jadi, waktu yang cocok untuk menanam pohon meranti agar dapat ‘memanen’ secara tetpat adalah ketika  Sawit itu telah berumur antara 5 – 10 tahun. Karena  ketika pohon sawit telah tidak produktif lagi di usia 20 hingga 25 tahun, maka kayu Meranti yang telah ditanam siap untuk dipanen. Jadi dengan menanam Meranti turut mempermudah para petani me-replanting tanaman sawit mereka di perkebunan masing-masing.

@SungaiPakning

Sumber Referensi:

Sebelumnya : Potensi Bukit Batu Sebagai Sentral AgroBisnis Bengkalis

About these ads
11 Komentar leave one →
  1. 08/31/2009 1:51 pm

    dengan tidak memanen sawit yang usia – tahun maka kita bisa memanen meranti yang juga berfungsi sebagai resapan sehingga hutan / perkebunan menjadi stabil.

  2. 02/10/2010 11:54 am

    salam..
    saat ini saya menjual CD cara berkebun kelapa sawit yang benar, hanya dengan harga 50 ribu/CD. jika ada yang berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.

    terima kasih

  3. 08/16/2010 12:20 am

    Kelapa sawit yg sudah tidak produktif kembali lagi produktif setelah diberi pupuk ajaib SO 125ml per 4 pohon,kesaksian Pak Raspal di Medan.Sedangkan yg diberi pupuk kimia tidak mengalami peningkatan.

    http://organik-ajaib.blogspot.com/

    sms:085781785140

  4. 08/24/2010 11:20 am

    tanaman jabon juga bisa sebagai alternatif pendamping meranti

  5. 11/30/2010 10:10 am

    ada yang punya link buat pembelian bibit meranti ngga?

  6. irwan permalink
    09/29/2011 8:36 pm

    beli dimana ya bibit meranti untuk di pekanbaru??dishut ada menyediakan ga?

  7. khaidir tanjung permalink
    08/29/2012 12:31 pm

    salam kenal,
    saya pengen tau dimana bisa diperoleh bibit kayu meranti (baby polybag) untuk daerah sumut dan riau.
    mohon infonya ya gan..

    • GIEK permalink
      10/29/2012 9:36 pm

      BPDAS INDRAGIRI ROKAN

  8. 09/25/2012 7:44 pm

    billa

  9. 09/25/2012 7:45 pm

    imbo

  10. 09/25/2012 7:46 pm

    jomblo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: