Skip to content

Profil Kabupaten Bengkalis

04/25/2009

Kabupaten Bengkalis

Kabupaten Bengkalis mempunyai letak yang sangat strategis, karena dilalui oleh jalur perkapalan internasional menuju ke Selat Malaka. Bengkalis juga termasuk dalam salah satu program Indonesia Malaysia Singapore Growth Triangle (IMS-GT) dan Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Informasi Umum
Kabupaten Bengkalis terletak di sebelah timur Pulau Sumatera yang mencakup area seluas 11.481,77 km2 dengan batas sebagai berikut :

    1. Sebelah Utara dengan Selat Malaka.
    2. Sebelah Selatan dengan Kabupaten Siak.
    3. Sebelah Barat dengan Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir.
    4. Sebelah Timur dengan Kabupaten Karimun dan Pelalawan. Secara administratif, Kabupaten Bengkalis terdiri dari 8 kecamatan, dan Bengkalis sebagai ibu kota Kabupaten dikenal juga dengan nama Kota Terubuk, karena daerah ini adalah penghasil ikan Terubuk yang sangat disukai masyarakat karena rasanya yang lezat. Kota lainnya adalah Duri sebagai pusat penghasil minyak, dan Selat Panjang sebagai kota perdagangan penghasil sagu.

    Bengkalis merupakan daerah yang terdiri dari dataran-dataran rendah, dengan ketinggian rata-rata sekitar 1-6,1 m di atas permukaan laut. Di daerah ini juga terdapat beberapa sungai, tasik (danau), serta 26 Pulau besar dan kecil. Pulau-Pulau besar itu adalah Pulau Rupat (1.524,84 km2), Pulau Tebing Tinggi (1.436,83 km2), Pulau Bengkalis (938,40 km2), Pulau Rangsang (922,10 km2), Pulau Padang dan Merbau (1.348,91 km2). Bengkalis mempunyai iklim tropis yang sangat dipengaruhi oleh iklim laut, dengan temperatur 260C – 320C. Musim hujan terjadi sekitar bulan September – Januari dan musim kemarau terjadi sekitar bulan Februari hingga Agustus.

Transportasi
Kota Duri dan Sungai Pakning dihubungkan dengan jalan raya untuk menuju ke Pekanbaru, ibu kota Propinsi Riau, dan kota kota lainnya di Sumatera. Selain itu juga disediakan ferry penyeberangan (RO-RO) untuk menghubungkan Pulau Bengkalis dengan Sungai Pakning, Riau Daratan, sekaligus untuk membuka akses ke seluruh kota-kota kecil dan besar di Pulau Sumatera. Untuk transportasi udara, terdapat Bandar udara di Bukit Batu yang saat ini digunakan Pertamina untuk pengisian minyak pesawat ke Sungai Pakning dan untuk aktivitas Kondur Petroleum, SA. Untuk masa yang akan dating, bandara ini diharapkan dapat digunakan untuk pesawat komersial.

Listrik
Untuk memenuhi kebutuhan listrik, PT PLN mensuplai listrik keseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis dengan kapasitas sebagai berikut :

    1. Bengkalis 3870 kw dan Teluk Pambang 100 kw.
    2. Selat Panjang 6120 kw.
    3. Sungai Pakning 1090 kw dan Tenggayun 100 kw.
    4. Duri 10.830 kw .
    5. Batu Panjang 420 kw, Pangkalan Nyirih 40 kw dan Teluk Lecah, Titi Akar, Medang 100 kw.
    6. Tanjung Samak 300 kw.
    7. Teluk Belitung 200 kw dan Bandul 100 kw.

Air Bersih
Untuk saat ini air bersih dapat disuplai oleh PDAM ke daerah Bengkalis, Selat Panjang, dan Duri, sementara untuk kota lainnya sedang dalam perencanaan.

Telekomunikasi
PT Pos telah mencapai seluruh bagian di Kabupaten Bengkalis. Disamping itu juga dilengkapi dengan layanan telepon untuk daerah Bengkalis, Sungai Pakning, Selat Panjang dan Duri. Saat ini telepon seluler sudah dapat dilayani di sebagian besar wilayah kabupaten Bengkalis, hanya saja ada tidak semu operator memiliki sinyal yang kuat.

Fasilitas Pendukung Lainnya
Saat ini ada beberapa bank di Kabupaten Bengkalis, yaitu :

    1. Bank Rakyat Indonesia di Bengkalis, Selat Panjang, Alahair, Selat Baru, Duri, Tanjung Samak dan Sungai Pakning.
    2. Bank Negara Indonesia di Bengkalis, Selat Panjang,dan Duri.
    3. Bank Pembangunan Daerah di Bengkalis dan Selat Panjang.
    4. Bank Mandiri di Duri.
    5. Bank Panin di Selat Panjang.

Untuk akomodasi bagi para pengunjung, maka disediakan beberapa hotel di Bengkalis, Selat Panjang, Duri, Sungai Pakning dan Tanjung Lapin, serta Rupat Utara.

Tempat Wisata / Rekreasi

Pantai Pasir Panjang di Pulau Rupat.
Berlokasi di Selat Malaka dan merupakan pantai kebangaan dari 3 daerah di Pulau Rupat, yaitu Tanjung Medang, Tanjung Rhu, dan Tanjung Punak. Tempat ini dapat dicapai dengan boat kecil yang dikenal dengan nama ‘pompong’ dari Dumai. Perjalanan akan memakan waktu selama 15 menit dengan boat dan 45 menit dengan kendaraan beroda dua (ojek). Jalur ini dilalui oleh boat nasional dan pengunjung internasional karena keindahan pantai Rupat dan pemandangan laut yang nyaman. Rencananya akan dibangun jembatan sepanjang 50 km untuk menghubungkan pulau ini dengan Malaka – Malaysia. Di pulau Rupat juga dapat ditemukan komunitas suku terbelakang yang disebut dengan suku Akit yang melakukan berbagai atraksi untuk menghibur pengunjung.

Pantai Selat Baru
Berlokasi di pantai Timur Bengkalis sepanjang 4 km dengan ciri khas desa dan dusun nelayan tradisional di sepanjang pantai. Tidak jauh dari bibir pantai, mengalir sungai kecil yang diberi nama Sungai Liong. Sepanjang tepi sungai terdapat tempat pengembangbiakkan telur ikan kakap putih.

Hutan Lindung dan Pusat Pelatihan Gajah
Hutan lindung dan margasatwa terdapat di daerah Bukit Batu dan kecamatan Mandau. Daerah Sebanga – Duri, yang berjarak 139 km dari kota Pekanbaru merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi, di tempat ini beberapa gajah dilatih untuk melakukan berbagai atraksi yang dapat menghibur pengunjung.

Kota Duri
Terletak pada jarak 89 km dari Minas atau 119 km dari Pekanbaru, Duri adalah salah satu kota penting yang menghasilkan minyak. Di daerah ini terdapat pipa minyak berukuran besar dengan diameter 60 inci di sepanjang jalan dan kilang minyak Dumai.

Kota Selat Panjang
Kota ini dipenuhi oleh pedagang cina dan memiliki ciri khas pohon kelapa yang banyak di daerah ini.

Potensi Umum

Pertambangan Sebelum dibagi menjadi 4 daerah otonom, kabupaten Bengkalis adalah penghasil minyak terbesar di propinsi Riau dan di Indonesia. Eksplorasi minyak ini dilakukan oleh PT Caltex Pacific Indonesia dan konsesi dengan Kondur Petroleum.

Perikanan
Karena memiliki daerah perairan yang cukup luas, maka Bengkalis sangat berpotensi menghasilkan ikan laut, selain itu juga terdapat budidaya ikan kakap putih di tepi sungai.

Hasil Panen dan Holtikultura

Komoditas hasil panen yang ada di Kabupaten Bengkalis berupa beras di lahan seluas 14.319 ha, Sagu 17.710 ha, ubi kayu 1.273 ha, jagung 402 ha, kacang 162 ha, buah-buahan (durian, pisang, rambutan, nenas, mangga, dan lain-lain) dan sayur-sayuran 1.151 ha. Beberapa daerah ditunjuk untuk pengembangan komoditas hasil panen sebagai berikut :

    1. Pengembangan beras di Bantan, Bukit Batu, Rangsang, dan Tebing Tinggi.
    2. Pengembangan tanaman sagu di Merbau dan Bukit Tinggi.
    3. Pengembangan komoditas buah-buahan di Merbau, Tebing Tinggi, dan Bengkalis.
    4. Komoditas sayur-sayuran di Bengkalis, Rupat, Mandau, dan Bukit Tinggi.

Perkebunan
Komoditas utama di sektor perkebunan termasuk kelapa, karet, dan minyak sawit. Tanaman penting lainnya seperti kopi, coklat, dan buah pinang.

Kehutanan
Di Kabupaten Bengkalis terdapat hutan seluas 463.441 ha yang tersebar di 8 kecamatan di kabupaten ini Hutan di daerah ini terdiri dari berbagai macam flora dan fauna. Hutan mangrove banyak terdapat di tepian pantai. Hutan lainnya ada yang menghasilkan kayu gelondongan, rotan, resin, dan bahan baku lainnya yang berasal dari hutan.

Industri
Selain daripada kilang pengelolaan minyak yang dimiliki oleh Pertamina UP II Sungai Pakning, saat ini juga terdapat beberapa industri seperti kayu gergaji, perabotan, dan mangrove arang.

Pariwisata
Letak geografis Kabupaten Bengkalis terdiri dari pulau-pulau dengan daerah pantai pesisir yang menghadap langsung ke Selat Malaka dan pemandangan yang indah – sangat perhatian para turis, berpusat di Pulau Rupat.

Sumber : Web Pemrov Riau

About these ads
22 Komentar leave one →
  1. HARRIS WIDINATA permalink
    07/10/2010 9:50 pm

    SAYA DIIBOLGA, BERASAL DARI DESA BANTAN (TEPATNYA BANTAN TENGAH KECAMATAN BANTAN). PEMBERINTAH BENGAKALIS TERKENAL DGN KABUPATEN YANG TERKAYA, BANGUN DONG LANDASAN PESAWATNYA SEPERTI DINIAS, MASA KALAH DENGAN NIAS.BIAR BISA KAMI YANG JAUH2 BISA PULANG N TIDAK CAPEK KALI KARENA JAUHNYA. N SUPAYA MEMPERCEPAT PERKEMBANGAN DAERAH YANG PENTINGNYA. TKS

    • wawan permalink
      11/23/2010 10:16 am

      banyak uang nggak mesti bangun apa aja pak? Membangun infrastruktur harus dgn perencanaan yg sangat kompleks, dan aspek ekonomi serta lingkungan. banyak bangunan megah dibengkalis yg dibangun dgn uang yg tdk sedikit tetapi hanya menjadi “TUGU”/Monumen yg tidak digunakan hanya bisa dilihat” di pandang. Contoh nyata ada di kampung bapak bantan selat baru, Pelabuhan Internasional yg katanya utk transit dari & ke malaysia. tapi sampai skrg belum bisa maksimal digunakan karena Pendangkalan, akses yg terlalu jauh ke kota walau insfrastruktur lain mendukung. ini akibat Nafsu ingin membangun apa aja tanpa memperhatikan aspek ” yg ada. jika mau bandara di pakning Udah ada tinggal dimaksimalkan aja fungsinya. Disibolga wajar ada lap terbang karena memang daerahnya sgt memungkinkan utk ada sebuah bandara. wasalam.

    • harris widinata permalink
      03/18/2012 1:48 pm

      betul itu Pak. setuju kali saya. kalau dibilang akibat Nafsu ingin membangun apa aja tanpa memperhatikan aspek ” maunya dibangun juga hotel dan anda tempat untuk menarik wisatawan seperti pantaii ok, hotel dekat pelabuhan belum ada, casino tersandung ijin, dll. coba kita tiru tetangga kita Malaysia atau Singapore hanya didepan mata kita aja sudah bisa kita lihat. mereka jauh lebih berani mengambil resiko dari kita yang tiap hari cuma dengar. maksiat itu, uang haram itu, bumi kita tinggal ini bukan cuma indonesia aja. kalo ktia takut maksiat dan haram tdk usah dilakukan kan beres, tetapi janganlah dihalangi kemajuan krn kita bisa lihat orang2 yang berduit tentunya mau dipakai duitnya u. kesenangan hidup. kalau tidak ada madu mana mau semut datang.

  2. 08/22/2010 4:37 pm

    i love bukit batu

  3. 11/01/2010 10:06 am

    foto2nya juga dong..
    ^^

  4. 11/30/2010 12:27 am

    Asswbr..pertma -tama izin kan saya memperkenalkan diri,saya turunan ke XIII dari kerajaan karang Tamiang ( Sekarang aceh Tamiang ) menurut cerita sejarah,di saat Perlawanan kerajaan karang Tamiang melawan Penjajahan Belanda,,Atok Kami ( T Raja Ben Raja – Raja Ke VIII kerajaan karang Tamiang Pernah di Buang atau Di asingkan Oleh Belanda di Bengkalis.hingga Beliau Wafat, Besar keinginan Kami Bapak/ Ibu dapat memberikan informasi kira-kira di mana letak Makam Beliau,karena saya sangat berkeinginan keras untuk melihat / ziarah ke makam Beliau,,sedikit info yg dapat saya Berikan beliau di tangkap pada tanggal 17 November 1894 di tamiang,kemudian Raja Ben Raja beserta Putranya yaitu T Raja Silang ( Raja Ke IX ) bersama dan saudara-saudaranya di Buang ke Bengkalis ( Riau ) dgn Dasar Keputusan Pemerintah Belanda tgl 12 Oktober 1895 No 02 Dasar art 42.R.R. dlm pembuangan nya Raja Ben Radja Meninggal Dunia.Semoga bapak/ibu dapat memberikan informasi ini kepada Kami ( TM Haris Bin T Indrasyah Bin T Harun Bin T Arifin Bin T Raja Silang Bin T Raja Ben Raja.

  5. 01/07/2011 2:21 am

    nama saya handi.yang ingin saya tanyakan adalah dimana saya bisa mendapatkan area hutan lindung yang ada dikecamatan rupat.mohon jawabannya.terima kasih

  6. ramade permalink
    03/06/2011 7:35 pm

    wahai para orang2 besar di bengkalis..perhatikan lah daerah2 yang kurang maju,,jangan yang maju aja di tambah maju kan..contoh yang kurang maju,batang duku,,teluksialang dan lain2…apa coba tongak listrik nya sudah berdiri,,tpi listrik sampai sekarang mana….trus air bersih nx..,

  7. rully karles permalink
    03/19/2011 2:02 am

    kenapa listrik di rupat utara tidak max hidup 24 jam pada hal kita tahu bahwa tempat rupat utara tempat akan di jadikan wisata.. air bersih.. jalan di rupat utara pun hancur tidak ada penanganan dari pemerintah, tranformasi masih cukup minim sekali, dan gak ada satu bank pun di rupat utara, jangankan bank ATM saja susah, harus kedumai dahulu kalau mau kirim uang. jadi sangat sulit bagi mahasiswa rupat utara untuk mendapatkan kiriman dari orang tuanya.. gak sama dengan kecamatan lain yang fasilitas lengkap.. dari pada kecamatan rupat utara..

  8. Remol permalink
    04/05/2012 10:16 pm

    Allah sayang kepada masyarakat kab.bengkalis.,tapi hati2 kalau Allah murka..

  9. redo putra hr permalink
    04/23/2012 10:14 am

    kabupaten bengkalis memang memiliki dana yang cukup besar, mempunyai banyak penghasilan, seharusnya pembangunan terjadi didesa desa kecil, seperti desa tanjung belit kecamatan siak kecil, seharusnya dibangun jalan yang memadai, diperlebar jalannya, terus yang terpenting yaitu listrik, PLN yang belum masuk, seharusnya sudah masuk, jd diharapkan dana alokasi daerah tidak untuk pembangunan kota bengkalis saja tp juga desa desa kecil, mohon diperhatikan pak, terimakasih

  10. 05/07/2013 12:58 pm

    mohon bangun dan benahi pantai selat baru karena aset negara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: